Scabies Pada Kucing

Apa itu scabies?

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei atau Notoedres cati. Penyakit ini tingkat penularannya tinggi dan bersifat zoonosis atau dapat menular ke manusia. Sarcoptes scabiei membuat terowongan pada kulit anjing sedangkan Notoedres cati pada kulit kucing.

Gejala hewan yang tertular rabies?

  • Kulit menebal dan membentuk keropeng
  • Kebotakan pada beberapa bagian kulit (alopecia)
  • Kebiasaan menggaruk yang berlebihan

Tungau betina yang telah kawin membuat terowongan di lapisan kulit dan memakan jaringan yang rusak. Selama proses tersebut, tungau mengeluarkan saliva sebagai allergen yang dapat menyebabkan rasa gatal. Rasas gatal ini membuat kucing menggaruk bagian yang gatal dan memicu iritasi yang lebih parah.

Bagaimana cara pengobatan scabies?

Terapi yang dapat diberikan yaitu injeksi antiparasit kepada kucing dan anjing. Selain itu juga dokter hewan dapat memberikan antihistamin untuk mengobati reaksi alergi dan mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan oleh tungau Scabies. Multivitamin untuk kulit seperti vitamin A, B6, dan E juga dapat diberikan sebagai suplemen. Selama pengobatan kucing dapat dipakaikan collar sehingga kucing tidak dapat menggaruk bagian yang terinfeksi.

Bagaimana tindakan pencegahan scabies?

  • Menjaga kebersihan kucing, kandang, dan lingkungan
  • Menjauhkan kucing yang terinfeksi dari kucing yang sehat
  • Menyemprotkan desinfektan pada kandang dan lingkungan
  • Menjaga kebersihan pemilik hewan kesayangan

Sumber:

Fatma AP, Prihastuti AE, Yessica R, Wisesa IBGR, Fadli M. 2021. Penanganan scabies pada kucing mix-persia di Rafa Pet’s Care. ARSHI Vet Lett. 5(3):45-46.

Calista RMDP, Erawan IG, Widyastuti SK. 2019. Laporan kasus: penanganan toksokariosis dan skabiosis pada kucing domestik betina berumur enam bulan. Indonesia Medicus Veterinus. 8(5):660-668.

Baratawidjaja K, Rengganis I. 2018. Imunologi Dasar, Edisi Kedelapan. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Indonesia.

Ramsey I. 2017. BSAVA Formulary: Your questions answered. BSAVA Companion. 2017(6):22-23. Pudjiatmoko MS, Nurtanto S, Lubis N, Syafrison SY, Kartika D, Yohana CK, Setianingsih E, Efendi ND, Saudah E. 2014. Manual Penyakit Hewan Mamalia. Jakarta: Subdit Pengamatan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Tags: petshop terdekat, pet shop terdekat, petshop, pet shop, dokter hewan semarang, yuri petshop, petshop banyumanik, pet shop, grooming kucing terdekat

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
PEMILU 2024 YURI PETSHOP TETAP BUKA!

4 Hari lagi menuju Pemilu 2024, Jangan Golput Gunakan Hak Pilih Pawrentss yaa, karena setelah mencoblos ada Diskon nih 14% untuk Grooming dan Belanja Online di Yuri Petshop Pawrentss, jangan lupa mampir Yuri Petshop yaa setelah mencoblos!!

DISKON 14% TAHUN BARU IMLEK

Selamat tahun baru Imlek, saya harap matahari yang terbit akan membawa banyak kebahagiaan, keceriaan, dan keberuntungan untuk Pawrentss yahh

Dalam rangka menyambut Chinese New Year kita ada diskon nih Pawrentss yaitu 14% untuk Grooming dan Belanja Online di Web/App kami yaa…

Catat ya webnya di https://gemiyuri.shop

Yuukk Grooming/Belanja Online di Yuri Petshop terdekat untuk Anabul kesayangan kalian

🎊🎊🎊DISKON CHINESE NEW YEAR 14% GROOMING YURI PETSHOP🎊🎊🎊

Yuukk Grooming/Belanja Online di Yuri Petshop terdekat untuk Anabul kesayangan kalian

Selamat tahun baru Imlek, saya harap matahari yang terbit akan membawa banyak kebahagiaan, keceriaan, dan keberuntungan untuk Pawrentss yahh

Dalam rangka menyambut Chinese New Year kita ada diskon nih Pawrentss yaitu 14% untuk Grooming dan Belanja Online di Web/App kami yaa…